Thursday, February 23, 2017

Rahasia Bisnis Wisata Halal dalam Buku "Laris Manis Bisnis Wisata Halal"




Judul Buku: Laris Manis Bisnis Wisata Halal
Penulis: Cheriatna, Praktisi Bisnis Wisata Halal
Jumlah Halaman: 84 hal
Tahun Terbit: 2016
Format: e-book



Resensi Buku “Laris Manis Bisnis Wisata Halal”
Baru membaca kata pengantar buku bisnis ini saja, sudah terlintas di benakku mas Cheriatna, praktisi bisnis wisata halal, sebagai sosok yang kuat, gigih memperjuangkan kemauannya, bertekad baja demi mewujudkan impian hidupnya untuk keluarga besarnya. Yaa, mas Cheriatna memiliki 9 orang anak, a big happy family
Mas Cheriatna membuktikan bahwa ijazah pendidikan tak menjadi penghalang bagi keberhasilan dan kesuksesan seseorang. Dalam buku bisnis ini, mas Cheriatna menjelaskan lika liku dalam membangun bisnis wisata halal. Buku bisnis ini sarat informasi menarik dan sangat bermanfaat bagi para pelaku bisnis maupun para calon wirausaha. Melalui buku ini, kita dapat mempelajari bagaimana cara merintis bisnis perjalanan wisata halal, dan apa saja yang dapat kita lakukan sebelum membuka usaha. Dari buku ini kita bisa belajar untuk magang terlebih dahulu atau ikut memasarkan produk paket wisata tanpa perlu memiliki usaha biro travelnya.

Keluarga Mas Cheriatna
Membaca buku bisnis ini seakan membaca perjalanan hidup mas Cheriatna yang tak pantang menyerah, terus berusaha dan selalu berjuang demi kesuksesan bisnisnya. Rasanya tipikal karakter wirausahawan sejati ada dalam diri mas Cheriatna. Mas Cheriatna yang tahun 2017 ini genap mencapai usia 43 tahun, sudah menjalani bisnis wisata halal sejak tahun 2010 lalu. Bisnisnya Cheria Holiday, kini dijalankan dari kantornya di kawasan mampang, Jakarta Selatan. Meluncurkan berbagai platform media sosial, facebook, twitter, instagram, dan website www.cheria-travel.com untuk memasarkan bisnisnya. Mas Cheriatna juga memiliki blog pribadi www.cheriatna.asia
Mas Cheriatna yang juga selaku pendiri Halal Travel Konsorsium, tak segan berbagi ilmu dengan membagikan kontaknya di media sosial dan bersedia dikontak melalui whatsapps.

Mas Cheriatna & Istri Keliling Dunia

Buku bisnis karangan mas Cheriatna, sangat bermanfaat untuk mempelajari seluk beluk bisnis wisata halal. Bukan hanya bagi pebisnis pemula, e-book ini berguna bagi siapapun yang mau belajar bisnis dan terjun ke bisnis perjalanan wisata.  Mas Cheriatna royal berbagi tips berbisnis dalam buku ini. Perjalanannya jatuh bangun merintis usaha perjalanan wisata halal, dijelaskannya secara gamblang. Dari tulisan beliau, saya mendapat kesan mas Cheriatna adalah sosok personal yang terbuka dan tak pelit berbagi ilmu.


Latar Belakang Berbisnis Wisata Halal
Mas Cheriatna juga membeberkan beragam data terkait bisnis perjalanan wisata. Salah satu faktor pendukung wisata halal adalah jumlah wisatawan Indonesia yang terus merangkak naik dari tahun ke tahun berdasarkan data Bank Dunia sejak tahun 1995 lalu. Hal ini menunjukkan potensi pasar yang cukup besar. Kecenderungan orang Indonesia yang suka jalan-jalan dan berwisata ke luar negeri juga menjadi faktor penunjang. Sesuai data dalam e-book, mas Cheriatna menyebutkan beberapa negara yang menjadi tujuan favorit yaitu Singapura, Malaysia, Cina dan Thailand. Namun bagi pebisnis pemula, mas Cheriatna tak menyarankan membuka bisnis umroh dan haji karena beresiko cukup tinggi seperti visa yang tak keluar, biaya izin visa yang relatif besar, dan pesawat yang kerap delay.

Website Cheria Holiday
Di sisi lain, menjadi pebisnis perjalanan wisata halal juga bisa menjaring wisatawan mancanegara yang memang menyasar negara dengan mayoritas berpenduduk muslim di dunia. Berdasar data yang dijabarkan mas Cheriatna dalam bukunya, Indonesia menduduki peringkat keempat negara muslim tujuan wisata di dunia, setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Turki. Wow, data ini menggambarkan peluang bisnis wisata halal yang akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Apalagi populasi penduduk dunia berusia muda, generasi yang gemar berwisata, juga bertambah terus setiap tahunnya.

20 Negara Tujuan Wisata Halal
Pada umumnya, wisatawan muslim membutuhkan beberapa fasilitas publik yang menunjang, seperti masjid, perlengkapan sholat, restoran yang menyajikan menu halal.
Termasuk agenda wisata yang tidak melanggar syariat Islam, misalnya tidak ada agenda perjalanan ke kafe hiburan malam yang menyajikan minuman beralkohol. Mayoritas wisatawan menghabiskan waktu selama 3-4 hari di lokasi wisata. Selain saat liburan sekolah, sebagian besar wisatawan menggabungkan wisata halal usai melaksanakan urusan bisnis atau pekerjaan.

Akomodasi Wisata Halal (background: shutterstock)


Lokasi Favorit Wisata Halal Di Luar Negeri
Korea
Kenapa Korea? Selain lokasinya relatif dekat, kecantikan artis korea yang berkembang setelah demam K-Pop turut menunjang pariwisata. Di Korea sudah terdapat lebih dari 100 restoran muslim dan 10 persen diantaranya telah bersertifikat halal. Tentunya ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Korea. Terdapat juga sekitar 55 Masjid atau tempat ibadah di berbagai fasilitas publik di Korea.

Makanan Halal di Korea


Cina
Taman budaya muslim Cina adalah salah satu magnet pariwisata muslim yang terletak di daerah Hui Ningxia. Kemiripan budaya di benua Asia dengan menu makanan pokok nasi juga menjadi nilai tambah bagi negara Tiongkok ini.



Jepang
Negara yang terus berbenah membangun tempat ibadah untuk mendukung perkembangan wisata bagi umat muslim. Beberapa restoran telah menyediakan menu makanan halal dan minuman non alkohol. Masjid Camii Mosque merupakan masjid terbesar di Tokyo.

Masjid Camii di Jepang


Eropa
Banyak sekali wisata menarik di benua Eropa. Salah satu negara yang ramah bagi wisatawan muslim adalah Spanyol, tepatnya di ibukota Madrid. Di Spanyol terdapat beberapa restoran yang khusus menyajikan menu halal.


Alternatif Menu Halal (background: shutterstock)


Geliat Wisata Halal Di Indonesia

Indonesia sedang berbenah untuk mewujudkan pariwisata halal yang menjadi tujuan idaman semua wisatawan.  Keberhasilan destinasi pariwisata halal tentu melibatkan berbagai pihak, mulai dari biro perjalanan wisata dan agen perjalanan wisata, perhotelan, sarana transportasi, tempat ibadah, bisnis makanan dan minuman halal.


Masjid Baiturrahman, Banda Aceh & Rumah Gadang, Sumatera Barat (sumber: shutterstock)

Misalnya pada tahun 2016 lalu, pemerintah memberikan penghargaan terhadap beberapa pihak yang berkontribusi besar terhadap kemajuan pariwisata halal. Penghargaan diberikan antara lain bagi bandara internasional Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh, Sumatera Barat dan Aceh sebagai destinasi budaya ramah wisatawan muslim. Penghargaan  untuk memacu semangat memberikan pelayanan terbaik bagi dunia pariwisata.



Pandangan Non Muslim Terhadap Bisnis Wisata Halal
Di dalam bukunya, mas Cheriatna mengulas bahwa ternyata umat non muslim juga menggemari paket perjalanan wisata halal, karena menilai tujuan wisata malam yang lebih menjamin rasa aman, termasuk kebersihan menu makanan halal. Beragam informasi buku bisnis mas Cheriatna dalam format e-book ini sangat berguna sebagai insight bagi para pelaku bisnis wisata halal.



Bonus Berbisnis Wisata Halal: Gratis Keliling Dunia

Wow, berbisnis wisata halal bisa keliling dunia dengan gratis, dari mana uangnya ya? Yaa tentu saja dengan menekuni profesi sebagai pemandu wisata profesional termasuk memperoleh keuntungan dari berbisnis.

Bagaimana cara memulai bisnis wisata halal?

·         Niat dan tekad yang kuat, jangan mikirin harus memiliki modal besar sekian puluh juta atau puluhan milyar rupiah

·         Bermodal pengalaman nyata dan pengetahuan

·         Berhitung akan biaya operasional misal internet, sewa ruko dll

·         Seberapa besar omzet yang ingin dicapai akan menentukan cara anda berbisnis
Contohnya, bila ingin menjual paket wisata ke Bangkok, anda perlu memiliki pengalaman riil sudah pernah berwisata ke Bangkok sebelumnya. Atau bisnis tetap dapat berjalan, bila anda percaya diri menjual paket wisata, hanya dengan memiliki pengetahuan dan informasi mengenai obyek wisata di lokasi tujuan.



Men-Digital-Kan Bisnis Wisata Halal
Seiring perkembangan teknologi dan media digital maupun media sosial, setiap usaha apapun rasanya wajib memiliki blog, maupun platform media sosial lainnya yang mempermudah berkomunikasi dan berinteraksi dengan pelanggan maupun calon konsumen. Satu hal penting, mengelola media sosial yang dimiliki untuk mengembangkan bisnis perlu dilakukan secara rutin. Pelaku bisnis juga harus menindaklanjuti pertanyaan maupun komplain pelanggan dengan cepat dan tepat. Menurut data yang dijelaskan dalam e-book mas Cheriatna, saat ini mayoritas masyarakat mencari informasi, pembelian tiket maupun paket wisata melalui cara online. Beberapa metode lain untuk mencapai pelanggan sasaran bisa dengan memasarkan melalui Facebook ads, Google adwords.


Internet Sumber Informasi


Kini, 80 persen masyarakat mencari informasi melalui ponsel atau telepon selular. Maka infrastruktur teknologi harus mendukung bisnis, agar mudah dipahami konsumen atau user friendly.




Memiliki Keunikan Bisnis
Memiliki keistimewaan atau faktor pembeda dengan travel lain menjadi kunci sukses. Dalam hal ini Cheria Holiday bersedia memberangkatkan rombongan pribadi atau rombongan keluarga yang tak mensyaratkan jumlah minimum wisatawan. Keunikan menjadi kunci persaingan diantara sederetan biro perjalanan wisata lainnya.  Istilah tailor-made atau customized business menjadi syarat utama, sehingga agenda perjalanan wisata dapat diatur sedemikian rupa sesuai kebutuhan dan keinginan para wisatawan.




Konsorsium Market

Sesuai cita-cita pemerintah Indonesia untuk mewujudkan destinasi tujuan wisata halal nomor satu di dunia pada 2019, kini tersedia platform digital yang berguna bagi para pelaku usaha baik agen travel (vendor) maupun reseller. Platform ini bernama Halal Travel Konsorsium , yang mewajibkan persyarakatan tertentu bagi para vendor dan reseller untuk menjual paket wisatanya. Selain itu, untuk mendukung industri pariwisata halal dibentuk asosiasi yang mendukung bisnis wisata halal, berdiri pada 1 Desember 2016 lalu, yaitu asosiasi travel halal Indonesia (athin) www.athin.org
Salah satu cara agar paket wisata yang dijual bisa berjalan lancar melalui kolaborasi dengan agen travel lain. Misalnya sebuah paket wisata bisa menguntungkan dengan minimum 30 peserta, namun travel yang kita miliki baru memperoleh 10 peserta. Kita tinggal input data  ke website travel konsorsium, otomatis paket tersebut akan dipasarkan oleh para member konsorsium untuk menjaring pelanggan potensial melalui www.travelkonsorsium.com

Website Halal Travel Konsorsium

Cheria Holiday sendiri memiliki 2000 artikel dalam blognya, dimana mayoritas merupakan artiket para penulis lepas. Mas Cheriatna melihat tulisan sebagai investasi. Bila suatu hari ada yang membutuhkan informasi tertentu, konsumen dapat mencari informasi tersebut dengan mudah. Cheria Holiday juga mengadakan lomba menulis artikel blog secara rutin setiap tahun, untuk mempopulerkan bisnis wisata halal.  Selain website Cheria Holiday, mas Cheriatna juga memiliki blog pribadi yang menunjang bisnisnya www.cheriatna.asia

Website Cheriatna
Lomba Blog Rutin Diadakan Cheria Holiday


Cheria Holiday travel kerap mengadakan lomba menulis blog bertema wisata, serta kerap mempublikasikan kesan-kesan atau testimoni customer, termasuk  foto maupun video customer di lokasi wisata melalui media sosial. Website Cheria Holiday travel banyak memuat aneka foto customernya saat berlibur menggunakan jasa Cheria Holiday. Cara publikasi semacam ini dilakukan karena masyarakat butuh bukti bukan janji semata. Pada akhirnya, kepuasan pelanggan yang dimuat dalam testimoni akan menyebar dari mulut ke mulut (word of mouth marketing), yang umumnya bisa mendongkrak nilai penjualan.


Testimoni Customer Cheria Holiday
Rombongan Tur Cheria Holiday ke Turki


Selain membagi ilmu bisnis, buku bisnis “Laris Manis Wisata Halal” juga berisi informasi seputar paket-paket wisata yang dikelola Cheria Holiday. Buku bisnis ini juga memuat informasi mengenai destinasi andalan berwisata halal berikut rincian detil agenda perjalanan. Cheria Holiday menyediakan beragam paket wisata halal seperti paket wisata Turki, Korea, Cina, Jepang, Eropa.


Itinerary Wisata ke Korea


Menangani Komplain Pelanggan
Mas Cheriatna berbagi kiat agar menyelesaikan komplain pelanggan sesuai prosedur dan penuh tanggung jawab. Memberikan klarifikasi dan hak jawab secara resmi di media online menjadi cara jitu menangani pemberitaan yang negatif di media sosial.





Tak Perlu Modal Besar Untuk Memulai Bisnis
Mas Cheriatna memberi contoh kesuksesan pasangan bu Nurhayati dan pak Imam dalam berbisnis wisata tanpa perlu memiliki kantor, semua aktivitas bisnis dapat dijalankan dari rumah dengan bermodalkan blog gratisan.Cheria Holiday mulai berbisnis paket travel umroh pada tahun 2010. Diawali dengan membantu berjualan paket umroh milik travel lain, lalu pesanan membludak. Akhirnya mas Cheriatna serius menggeluti bisnis paket perjalanan wisata termasuk paket umroh dan haji. Cheria Holiday menjadi salah satu nominator biro perjalanan wisata halal pada kompetisi pariwisata halal tingkat nasional tahun 2016, yang diselenggarakan oleh pemerintah.



Program Magang
Salah satu cara tercepat menguasai ilmu berbisnis travel wisata halal dengan bekerja magang. Sembari mempelajari seluk beluk bisnis travel, peserta magang berkesempatan langsung praktek kerja melayani konsumen, memasarkan produk-produk Cheria Holiday.
Mas Cheriatna juga mengawali bisnisnya dengan magang bekerja di sebuah travel wisata.


Mas Cheriatna Bersama Peserta Magang

Mas Cheriatna bekerja sama dengan kedutaan besar negara tertentu, misalnya untuk memasarkan paket wisata Balkan. Kerjasama dengan beragam pihak mutlak dilakukan untuk meningkatkan kinerja bisnis dan menjaring pelanggan baru.



Bagaimana Cara Berwisata Jika Dana Belum Cukup?
Salah satu cara memiliki dana berwisata melalui kredit bank. Seiring perkembangan bisnis pariwisata, kini beberapa bank tak hanya menyediakan paket kredit bagi produk konsumsi seperti mobil atau rumah. Namun pihak bank juga menyediakan paket cicilan wisata sesuai kebutuhan masa kini, yaitu kredit perjalanan wisata. Banyak bank memberi skema pinjaman ringan yang bisa dicicil dalam 12 bulan.


Tur Keluarga ke Cina bersama Cheria Holiday


Pantun “Lain lubuk lain belalang, lain padang lain ikannya” dan  kiasan “1001 jalan menuju Roma” ini dapat menggambarkan ulasan buku “Laris Manis Bisnis Wisata Halal” tulisan mas Cheriatna yang diterbitkan dalam format e-book. Buku yang cukup lengkap mengenai serba-serbi wisata halal ini, akan lebih baik bila format penulisannya disusun rapi dengan membagi menjadi beberapa bab dilengkapi daftar isi, serta penyebutan sumber data di dalam paragraf. Kehadiran buku ini setidaknya bisa menjadi acuan bagi para pelaku bisnis dalam industri pariwisata halal. Jadi, jangan lupa membaca buku bisnis “Laris Manis Bisnis Wisata Halal” baik sebelum memilih tujuan wisata halal atau memulai berbisnis wisata halal yaa.




Salam

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba Resensi Buku “Laris Manis Bisnis Wisata Halal” yang ditulis oleh Cheriatna, praktisi bisnis wisata halal.




26 comments:

  1. wahhhh bagus tuh bukunya... saya harus beli tuh.. makasih ya infonya...


    www.kananta.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukunya bisa diunduh gratis karena baru diterbitkan dalam format e-book, ada linknya di website pribadi mas Cheriatna

      Delete
  2. Good luck lombanya.

    Jadi tahu perjuangan mas Cheriatna dalam membangun bisnis wisata halal. Bukan hanya menyajikan tempat-tempat wisata namun kenyamanan dalam beribadah dan makan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mba, iya isi bukunya komplit mengenai serba serbi berbisnis wisata halal

      Delete
  3. Ulasan menarik..semoga menang..mohon berkunjung dan meninggalkan komentar di tulisan saya ini http://charlesemanueld.blogspot.co.id/2017/02/proyek-sejuta-rumah-dalam-genggaman.html

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. Iya mba, keren banget jadi pengen berwisata ke sana ya:)

      Delete
  5. Lengkap sekali tulisannya mba Muti
    JAdi banyak tahu tentang wisata halal :)
    Good luck lombanya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih yaa, berbisnis wisata halal ternyata banyak lika-likunya dan Insya Allah berkah

      Delete
  6. Wowwww anaknya 9. Hebat lah...
    Hebat juga bisnisnya bisa berkembang pesar. Emg akrh ini kayanya usaha travel memang lagi naik daun. Pengen juga sih ya ngikutin jejaknya mas cheria

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, jejak mas Cheriatna berbisnis wisata halal ini patut ditiru :)

      Delete
  7. Jadi kepingin ikutan jd agen paket wisata halal :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, jadi agennya atau tour guide sepertinya seru bisa sekalian jalan-jalan hehe

      Delete
  8. Bukunya cihuy bingits yak

    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, bukunya bisa menjadi rujukan sebelum terjun ke bisnis wisata halal

      Delete
  9. Negara2 tetangga sekarang sudah mulai sadar kalo pangsa pasar dari indonesia ini besar jadi mau ambil market muslim nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, orang Indonesia juga gak boleh ketinggalan buat nyiapin segala infrastuktur maupun fasilitas penunjang industri wisata halal

      Delete
  10. Wuaaah asyiiik, dengan adanya WISATA HALAL, jadi nyaman wisata ke mana-mana, tidak kawatir untuk urusan makan dan ibadah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ikut paket travel Wisata Halal gak bakal pusing mikir hehe

      Delete
  11. wuih luengkap banget ulasannya mbak, baru tau kl formatnya ebook, donlot ah :) TFS ya mbakk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba formatnya e-book, gratis pula hehe, terimakasih sudah berkunjung

      Delete
  12. ulasannya menarik mba, jadi pengen donlod ebooknya.. Thanks banget lho mba atas ulasannya :)

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah ya sekarang bnyk wisata halal

    ReplyDelete
  14. Sangat menginspirasi sekali
    Wisata halal selain bentuk toleransi kepada muslim juga dapat menghasilkan banyak keuntungan
    NLP SEMARANG

    ReplyDelete
  15. inspiratif bisa jadi refrensi para travel bloger

    ReplyDelete