Wednesday, March 22, 2017

Air Susu Ibu, Makanan Terbaik Bagi Bayi





ASI Makanan Bayi
Para perempuan yang sedang hamil, calon ibu maupun para ibu yang memiliki bayi rasanya tak asing dengan istilah ASI alias Air Susu Ibu. ASI merupakan sumber makanan terbaik bagi bayi, dan wajib diberikan hingga bayi berusia dua tahun. Memang tak semua ibu memiliki ASI yang berlimpah, ada yang produksi ASInya berlebih hingga dapat disimpan (di-stok) untuk berbulan-bulan. Sebaliknya, ada ibu yang jumlah produksi ASInya sedikit, sehingga terkadang terpaksa memberikan bayinya susu formula. Lalu bagaimana rahasianya supaya ASI bisa lancar dan berlimpah? Berkaca dari pengalaman pribadi, saya mengikuti nasehat orang-orang tua zaman dahulu, memperbanyak konsumsi sayur-sayuran berwarna hijau dan makan buah-buahan di masa menyusui. Sayur daun katuk dan kacang hijau, merupakan dua menu utama yang kerap saya konsumsi setiap hari saat masa menyusui. ASI mengandung berbagai zat bergizi yang sangat berguna bagi pertumbuhan anak. Anak-anak yang memperoleh ASI secara eksklusif selama 6 bulan dan wajib dilanjutkan hingga berusia dua tahun, dipercaya dapat meningkatkan perkembangan otak anak secara maksimal.

sumber ilustrasi: Shutterstock

Pemberian ASI secara rutin, dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak sehingga anak tak rentan terkena penyakit. Selain itu, produksi ASI dapat berjalan lancar bila Ibu menjalankan dengan penuh percaya diri dan ketenangan. Selain memberi ASI dengan menyusui secara langsung. Ibu juga perlu memompa ASI secara rutin, untuk memicu peningkatan produksi ASI. Semakin sering seorang Ibu menyusui bayi secara langsung atau semakin sering dipompa otomatis jumlah produksi ASI akan semakin banyak. Apalagi bagi para ibu bekerja, yang harus memompa ASI di sela-sela pekerjaan sehari-hari, tentu harus pintar membagi waktu. Termasuk mencari ruang memadai dan bersih untuk memompa ASI, bila di tempat kerja tak tersedia ruang khusus laktasi. Hal yang perlu diingat dan ditanamkan di benak kita, bahwa jumlah ASI mencukupi bagi sang bayi. 

sumber ilustrasi: Shutterstock

ASI Booster Tea

Di zaman modern saat ini, berkembang aneka produk pelancar ASI, salah satunya ASI Booster Tea. ASI Booster Tea adalah minuman herbal yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan biji-bijian  yang sudah diolah sedemikian rupa, sehingga mudah dikonsumsi. Cara minumnya praktis, bisa diseduh dengan air hangat , atau dicampur dengan susu. ASI Booster Tea adalah minuman teh pelancar ASI yang dipercaya dapat meningkatkan jumlah produksi ASI hingga 900 %. Beberapa keunggulan yang terdapat pada ASI Booster Tea antara lain terbuat dari bahan herbal yang aman untuk ibu dan bayi, dapat melancarkan produksi ASI dalam waktu 24 jam hingga 72 jam. ASI Booster tea diracik dari bahan-bahan alami baik tumbuh-tumbuhan maupun biji-bijian dengan komposisi sedemikian rupa. Bahan-bahannya antara lain fenugreek seed,fenugreek powder, fennel seeds atau biji adas, fennel powder, cinnam venum (kayu manis), alpinia powder, anise, dan habbatussauda.
 
Produk ASI Booster Tea (sumber: FB Pejuang ASI II)
Testimoni lengkap mengenai manfaat pemakaian ASI Booster Tea, dapat dilihat di http://www.nakibu.com/testimoni/

Berikut beberapa testimoni beberapa teman yang sudah mengonsumsi ASI Booster Tea.
“Bayi saya dan saya tinggal ke Inggris 3 minggu, di sana dan di pesawat sudah memeras tapi ternyata tetap sedikit ASInya. Sampai Indonesia anak juga tidak mau minum lagi. Perasan ASI hanya tinggal sangat sedikit, 1 sendok hasilnya. Tapi saya usaha terus dan minum teh ASI, alhamdulillah sekarang sudah mengalir lancar lagi.”
Maftuhah Nurbeti, MPH, -Dokter dan dosen FK UII Yogyakarta

“Bayi berhenti saya susui, sempet nyusui sebulan. Tapi tetep gak banyak kalo dipompa cuma dapat 30-40 ml, sedangkan anak saya minumnya banyak. Sekarang gak keluar sama sekali, karena gak saya susui lagi. Relaktasinya, saya sudah menyusui langsung untuk memicu produksi ASInya. Terus saya coba konsumsi ASI Booster. Baru 2 hari konsumsi alhamdulillah ASInya mulai keluar walau  setetes, relaktasi tetap berlanjut.”
Lina- Surabaya
 

sumber: Asi.web.id & Nakibu.com

ASI Booster Tea dapat langsung diminum, bisa ditambah gula, madu, creamer. Bisa juga dibuat campuran minuman seperti jus, susu, atau dibuat milkshake. Nah adapula contoh video tutorial cara mengolah ASI Booster tea, seperti ini:

 

Buat teman-teman yang sedang menyusui, tetap semangat memberikan ASI yaa. ASI eksklusif untuk enam bulan pertama dalam kehidupan bayi, dan pemberian ASI diteruskan hingga bayi berusia dua tahun selain pemberian makanan pendamping ASI. Selamat mencoba ASI Booster Tea.

Salam


Thursday, March 2, 2017

Marriage, Between Love & Hate Relationship




Cerita Cinta
Beragam kisah cinta dan perseteruan para public figure yang banyak menghiasi media massa akhir-akhir ini, membuat saya pengen mengulas tentang hubungan cinta antara pasangan suami istri alias pasutri yang sedikit banyak dibumbui rasa sayang dan sebel-sebelan, hihi... Bagi saya, menulis tentang hal ini ibarat sebuah renungan, ide tulisan ini berawal dari rasa gemas saya terhadap problematika kehidupan pasutri yang acap kali berpindah ke layar kaca maupun media sosial. Baik kehidupan para public figure maupun para tokoh masyarakat atau orang awam. Ntah kenapa, sesuai pengamatan saya terhadap perkembangan media massa, khususnya media infotainment maupun medsos yang  mungkin dalam sepuluh tahun terakhir ini gencar membicarakan  gosip perkawinan artis. Seolah-olah masalah "dapur rumah tangga" seseorang menjadi konsumsi publik...What a life?

ilustrasi: shutterstock

Apalagi gosip seputar perceraian artis maupun public figure yang mendatangi kita tak mengenal waktu, baik di pagi hari, siang atau malam hari. Berita-berita tsb menyelinap masuk ke  pikiran kita, yaa merasuki alam bawah sadar secara tak langsung. Saya juga gak yakin apa di luar sana sudah ada penelitian psikolog yang khusus mengkaji dampak pemberitaan artis kawin cerai terhadap cara pandang masyarakat Indonesia terhadap nilai-nilai pernikahan, sehingga begitu mudahnya seseorang di masa kini mengucapkan "kata berpisah" atau " bercerai". Dulu di awal-awal program infotainment bermunculan di awal tahun 2000-an, saya pribadi suka nonton beberapa program  infotainment yang menurut saya lumayan menghibur & masih proporsional. Namun lama kelamaan, seiring maraknya program semacam, pemberitaan yang diulang-ulang ngebahas perceraian membuat saya jenuh atau eneg. Sekarang untuk meng-update info mengenai berita artis, saya lebih memilih membaca dari situs berita online. Yaa setidaknya untuk tetap update berita infotainment, saya lebih leluasa memilah dan  punya stok bahan obrolan bersama buibuk hehehe, wah kok jadi ngelantur yaa.

ilustrasi: shutterstock
Dari beberapa cerita yang pernah saya baca, adanya pria idaman lain (PIL) maupun wanita idaman lain (WIL), dan masalah ekonomi menjadi persoalan utama berakhirnya sebuah ikatan pernikahan. Penyebab keretakan hubungan dalam rumah tangga bisa disebabkan oleh berbagai hal, baik dari diri sendiri maupun pengaruh pihak luar atau lingkungan. Memang, masalah perceraian atau perselingkuhan sudah terjadi sejak zaman dahulu, masalah klasik yang saya sendiri gak tau pasti berapa jumlah kasusnya. Kira-kira berapa persen kenaikan kasus perceraian dalam 10-15 tahun terakhir dan apa saja penyebabnya? Apa iya, pemberitaan mengenai kawin cerai mendominasi pemicu kasus perceraian atau perselingkuhan di Indonesia? Dalam arti, seseorang atau masyarakat menjadi semakin permisif, atau “terbiasa” memandang keretakan hubungan cinta pasutri...who knows?

Hold On To Your Commitment
Intinya sih yang mau saya obrolin, ketika kita sudah memiliki komitmen untuk menikah dengan seseorang, jagalah kepercayaan dan janji kita. Saya sendiri punya pandangan pribadi, menjalani pernikahan sudah seharusnya berpegang pada slogan "Till Death Do Us Apart ". Memang dalam setiap perjalanan pernikahan kita pasti akan mengalami beragam kendala, seribu satu persoalan akan kita temui, begitulah kira-kira wejangan para orangtua ketika menikahkan anak-anaknya. Tentunya, ditengah derasnya arus informasi di zaman millennium ini, semoga kita tetap bisa memegang teguh nilai-nilai keluarga ya. Kita tidak pernah boleh lelah untuk terus berusaha mewujudkan surga dunia akhirat. Psst ini bukan promosi judul film yang lumayan nge-hits di bioskop lho yaa :)  


It takes two to tango, pepatah barat ini bisa menjadi cerminan buat kita bagaimana menjalani hubungan antara suami istri. Keberhasilan suatu hubungan pastinya membutuhkan peran serta kedua belah pihak. Ingat, bukan hanya salah satu pihak saja !

Tak ada salahnya pihak istri ber-inisiatif dalam menangani urusan rumah tangga, tak selalu harus menunggu peran serta suami sebagaimana yang banyak terjadi dalam tradisi atau budaya masyarakat di Indonesia. Menjadi pro aktif dalam menangani urusan rumah tangga menjadi kewajiban bagi perempuan, sama halnya bagi kaum pria.

ilustrasi: shutterstock

Belum lagi dalam menempuh biduk pernikahan, baik sosok suami maupun istri akan menemui aneka perbedaan karakter, sifat, kebiasaan berbeda antara suami vs istrinya. Tentunya, hal ini perlu disikapi dengan bijaksana dan penuh toleransi. Perbedaan-perbedaan ini acapkali baru ketahuan setelah pasangan tersebut menikah, atau baru muncul setelah menikah. Misalnya sang suami tipikal orang yang suka bebenah rumah, di sisi lain sang istri kurang senang merapikan rumah. Atau sang suami sembarangan meletakkan barang-barang, di pihak lain sang istri senang mengatur barang dengan rapi. Hal-hal yang nampaknya kecil, sepele semacam ini bisa menjadi pemicu pertikaian dalam  beberapa kasus. Sejuta kejutan yang mungkin terjadi setelah mengucap Janji Setia Sehidup Semati, memang perlu dihadapi dengan lapang dada tho.

ilustrasi: shutterstock

Perpisahan atau perceraian, kenapa bisa terjadi? Banyak pemicunya...dari obrolan dengan beberapa teman yang pernah mengalami, perselingkuhan menjadi mayoritas masalah. Yaa, perselingkuhan bisa terjadi baik dari pihak laki-laki maupun perempuan. Biasanya nih, kedekatan pertemanan antara dua mahluk berbeda jenis kelamin diawali dari atensi atau perhatian, apalagi bila salah satu pihak kebetulan sedang memiliki problem dalam rumah tangganya. Bila seseorang curhat dengan teman lawan jenis mengenai masalah dalam rumah tangganya, tentu menjadi celah ketika curhatan tersebut disambut dengan tangan terbuka oleh pihak lainnya.

ilustrasi: shutterstock
Satu lagi, dampak kemajuan teknologi komunikasi yang dimanfaatkan secara menyimpang menjadi problem masa kini. Di zaman sekarang dengan kecanggihan teknologi yang mempermudah interaksi, curhat, curcol seperti "senjata makan tuan" bila tak digunakan secara bijak. O iya perselingkuhan ini jangan diartikan semata-mata dalam arti melakukan kontak fisik atau hubungan seksual lho. Selingkuh hati dalam arti menjalin hubungan secara emosional dengan seseorang yang bukan pasangan resmi, umumnya diawali dari saling curhat, misal saling kirim sms mesra atau via WhatsApp dan aplikasi media sosial lainnya, bertukar foto, memiliki panggilan sayang dengan seseorang yang bukan suami atau istrinya. Kuncinya adalah bagaimana kita dapat membatasi diri, mengerem mana yang patut dan tidak patut untuk kita lakukan dengan lawan jenis yang bukan pasangan resmi. Ketika seseorang terlena, ibarat seseorang yang sedang jatuh cinta, serasa berada diawang-awang, atau mabuk kepayang. Peribahasa Jawa yang berbunyi “Witing Tresno Jalaran Soko Kulino”, yang bermakna cinta tumbuh karena terbiasa, atau munculnya benih-benih asmara karena terbiasa berinteraksi, setidaknya dapat menggambarkan situasi ketika seseorang jatuh hati.

ilustrasi: shutterstock
Ibarat peribahasa "Rumput tetangga terlihat lebih hijau" , kalau kata orang bule, “The grass is always greener on the other side”. Kalau kita hanya menilai seseorang secara fisik atau material, wah tentu di dunia ini banyak yang lebih...dan lebih lagi. Yaa lebih ganteng dan lebih cantik dibanding pasangan kita. So remember that, Marriage is not only for physical reasons, but also to fullfil your heart and your soul.
Well, disini saya tak menghakimi kasus-kasus yang banyak terjadi di seputar kita, maupun kasus public figure yang mencuat di berbagai media massa dan menjadi perbincangan hangat. Kalau membaca berita atau mendengar beragam kasus tersebut rasanya hati saya menjadi kesal bercampur dongkol. Perceraian atau perselingkuhan memang tak mengenal batasan, hal ini bisa terjadi pada siapapun termasuk orang awam. Hanya saja karena sosok artis atau public figure diberitakan di media massa, sehingga seolah-olah kalangan tertentu saja yang doyan kawin cerai. Padahal, berdasar data rekap angka perceraian di salah satu pengadilan agama di Jakarta misalnya, rata-rata terdapat sekitar 100 kasus perceraian setiap bulan sepanjang tahun 2016. Pengadilan agama membagi penyebab perceraian menjadi 15 poin. Meski tak spesifik menyebutkan perselingkuhan, dari data tergambar beberapa masalah utama seperti ketidakharmonisan, faktor ekonomi, krisis akhlak dan tidak bertanggung jawab menjadi mayoritas alasan pasutri bercerai.

ilustrasi: shutterstock

Thursday, February 23, 2017

Rahasia Bisnis Wisata Halal dalam Buku "Laris Manis Bisnis Wisata Halal"




Judul Buku: Laris Manis Bisnis Wisata Halal
Penulis: Cheriatna, Praktisi Bisnis Wisata Halal
Jumlah Halaman: 84 hal
Tahun Terbit: 2016
Format: e-book



Resensi Buku “Laris Manis Bisnis Wisata Halal”
Baru membaca kata pengantar buku bisnis ini saja, sudah terlintas di benakku mas Cheriatna, praktisi bisnis wisata halal, sebagai sosok yang kuat, gigih memperjuangkan kemauannya, bertekad baja demi mewujudkan impian hidupnya untuk keluarga besarnya. Yaa, mas Cheriatna memiliki 9 orang anak, a big happy family
Mas Cheriatna membuktikan bahwa ijazah pendidikan tak menjadi penghalang bagi keberhasilan dan kesuksesan seseorang. Dalam buku bisnis ini, mas Cheriatna menjelaskan lika liku dalam membangun bisnis wisata halal. Buku bisnis ini sarat informasi menarik dan sangat bermanfaat bagi para pelaku bisnis maupun para calon wirausaha. Melalui buku ini, kita dapat mempelajari bagaimana cara merintis bisnis perjalanan wisata halal, dan apa saja yang dapat kita lakukan sebelum membuka usaha. Dari buku ini kita bisa belajar untuk magang terlebih dahulu atau ikut memasarkan produk paket wisata tanpa perlu memiliki usaha biro travelnya.

Keluarga Mas Cheriatna
Membaca buku bisnis ini seakan membaca perjalanan hidup mas Cheriatna yang tak pantang menyerah, terus berusaha dan selalu berjuang demi kesuksesan bisnisnya. Rasanya tipikal karakter wirausahawan sejati ada dalam diri mas Cheriatna. Mas Cheriatna yang tahun 2017 ini genap mencapai usia 43 tahun, sudah menjalani bisnis wisata halal sejak tahun 2010 lalu. Bisnisnya Cheria Holiday, kini dijalankan dari kantornya di kawasan mampang, Jakarta Selatan. Meluncurkan berbagai platform media sosial, facebook, twitter, instagram, dan website www.cheria-travel.com untuk memasarkan bisnisnya. Mas Cheriatna juga memiliki blog pribadi www.cheriatna.asia
Mas Cheriatna yang juga selaku pendiri Halal Travel Konsorsium, tak segan berbagi ilmu dengan membagikan kontaknya di media sosial dan bersedia dikontak melalui whatsapps.

Mas Cheriatna & Istri Keliling Dunia

Buku bisnis karangan mas Cheriatna, sangat bermanfaat untuk mempelajari seluk beluk bisnis wisata halal. Bukan hanya bagi pebisnis pemula, e-book ini berguna bagi siapapun yang mau belajar bisnis dan terjun ke bisnis perjalanan wisata.  Mas Cheriatna royal berbagi tips berbisnis dalam buku ini. Perjalanannya jatuh bangun merintis usaha perjalanan wisata halal, dijelaskannya secara gamblang. Dari tulisan beliau, saya mendapat kesan mas Cheriatna adalah sosok personal yang terbuka dan tak pelit berbagi ilmu.


Latar Belakang Berbisnis Wisata Halal
Mas Cheriatna juga membeberkan beragam data terkait bisnis perjalanan wisata. Salah satu faktor pendukung wisata halal adalah jumlah wisatawan Indonesia yang terus merangkak naik dari tahun ke tahun berdasarkan data Bank Dunia sejak tahun 1995 lalu. Hal ini menunjukkan potensi pasar yang cukup besar. Kecenderungan orang Indonesia yang suka jalan-jalan dan berwisata ke luar negeri juga menjadi faktor penunjang. Sesuai data dalam e-book, mas Cheriatna menyebutkan beberapa negara yang menjadi tujuan favorit yaitu Singapura, Malaysia, Cina dan Thailand. Namun bagi pebisnis pemula, mas Cheriatna tak menyarankan membuka bisnis umroh dan haji karena beresiko cukup tinggi seperti visa yang tak keluar, biaya izin visa yang relatif besar, dan pesawat yang kerap delay.

Website Cheria Holiday
Di sisi lain, menjadi pebisnis perjalanan wisata halal juga bisa menjaring wisatawan mancanegara yang memang menyasar negara dengan mayoritas berpenduduk muslim di dunia. Berdasar data yang dijabarkan mas Cheriatna dalam bukunya, Indonesia menduduki peringkat keempat negara muslim tujuan wisata di dunia, setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Turki. Wow, data ini menggambarkan peluang bisnis wisata halal yang akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Apalagi populasi penduduk dunia berusia muda, generasi yang gemar berwisata, juga bertambah terus setiap tahunnya.

20 Negara Tujuan Wisata Halal
Pada umumnya, wisatawan muslim membutuhkan beberapa fasilitas publik yang menunjang, seperti masjid, perlengkapan sholat, restoran yang menyajikan menu halal.
Termasuk agenda wisata yang tidak melanggar syariat Islam, misalnya tidak ada agenda perjalanan ke kafe hiburan malam yang menyajikan minuman beralkohol. Mayoritas wisatawan menghabiskan waktu selama 3-4 hari di lokasi wisata. Selain saat liburan sekolah, sebagian besar wisatawan menggabungkan wisata halal usai melaksanakan urusan bisnis atau pekerjaan.

Akomodasi Wisata Halal (background: shutterstock)


Lokasi Favorit Wisata Halal Di Luar Negeri
Korea
Kenapa Korea? Selain lokasinya relatif dekat, kecantikan artis korea yang berkembang setelah demam K-Pop turut menunjang pariwisata. Di Korea sudah terdapat lebih dari 100 restoran muslim dan 10 persen diantaranya telah bersertifikat halal. Tentunya ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Korea. Terdapat juga sekitar 55 Masjid atau tempat ibadah di berbagai fasilitas publik di Korea.

Makanan Halal di Korea


Cina
Taman budaya muslim Cina adalah salah satu magnet pariwisata muslim yang terletak di daerah Hui Ningxia. Kemiripan budaya di benua Asia dengan menu makanan pokok nasi juga menjadi nilai tambah bagi negara Tiongkok ini.



Jepang
Negara yang terus berbenah membangun tempat ibadah untuk mendukung perkembangan wisata bagi umat muslim. Beberapa restoran telah menyediakan menu makanan halal dan minuman non alkohol. Masjid Camii Mosque merupakan masjid terbesar di Tokyo.

Masjid Camii di Jepang


Eropa
Banyak sekali wisata menarik di benua Eropa. Salah satu negara yang ramah bagi wisatawan muslim adalah Spanyol, tepatnya di ibukota Madrid. Di Spanyol terdapat beberapa restoran yang khusus menyajikan menu halal.


Alternatif Menu Halal (background: shutterstock)


Geliat Wisata Halal Di Indonesia

Indonesia sedang berbenah untuk mewujudkan pariwisata halal yang menjadi tujuan idaman semua wisatawan.  Keberhasilan destinasi pariwisata halal tentu melibatkan berbagai pihak, mulai dari biro perjalanan wisata dan agen perjalanan wisata, perhotelan, sarana transportasi, tempat ibadah, bisnis makanan dan minuman halal.


Masjid Baiturrahman, Banda Aceh & Rumah Gadang, Sumatera Barat (sumber: shutterstock)

Misalnya pada tahun 2016 lalu, pemerintah memberikan penghargaan terhadap beberapa pihak yang berkontribusi besar terhadap kemajuan pariwisata halal. Penghargaan diberikan antara lain bagi bandara internasional Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh, Sumatera Barat dan Aceh sebagai destinasi budaya ramah wisatawan muslim. Penghargaan  untuk memacu semangat memberikan pelayanan terbaik bagi dunia pariwisata.



Pandangan Non Muslim Terhadap Bisnis Wisata Halal
Di dalam bukunya, mas Cheriatna mengulas bahwa ternyata umat non muslim juga menggemari paket perjalanan wisata halal, karena menilai tujuan wisata malam yang lebih menjamin rasa aman, termasuk kebersihan menu makanan halal. Beragam informasi buku bisnis mas Cheriatna dalam format e-book ini sangat berguna sebagai insight bagi para pelaku bisnis wisata halal.



Bonus Berbisnis Wisata Halal: Gratis Keliling Dunia

Wow, berbisnis wisata halal bisa keliling dunia dengan gratis, dari mana uangnya ya? Yaa tentu saja dengan menekuni profesi sebagai pemandu wisata profesional termasuk memperoleh keuntungan dari berbisnis.

Bagaimana cara memulai bisnis wisata halal?

·         Niat dan tekad yang kuat, jangan mikirin harus memiliki modal besar sekian puluh juta atau puluhan milyar rupiah

·         Bermodal pengalaman nyata dan pengetahuan

·         Berhitung akan biaya operasional misal internet, sewa ruko dll

·         Seberapa besar omzet yang ingin dicapai akan menentukan cara anda berbisnis
Contohnya, bila ingin menjual paket wisata ke Bangkok, anda perlu memiliki pengalaman riil sudah pernah berwisata ke Bangkok sebelumnya. Atau bisnis tetap dapat berjalan, bila anda percaya diri menjual paket wisata, hanya dengan memiliki pengetahuan dan informasi mengenai obyek wisata di lokasi tujuan.



Men-Digital-Kan Bisnis Wisata Halal
Seiring perkembangan teknologi dan media digital maupun media sosial, setiap usaha apapun rasanya wajib memiliki blog, maupun platform media sosial lainnya yang mempermudah berkomunikasi dan berinteraksi dengan pelanggan maupun calon konsumen. Satu hal penting, mengelola media sosial yang dimiliki untuk mengembangkan bisnis perlu dilakukan secara rutin. Pelaku bisnis juga harus menindaklanjuti pertanyaan maupun komplain pelanggan dengan cepat dan tepat. Menurut data yang dijelaskan dalam e-book mas Cheriatna, saat ini mayoritas masyarakat mencari informasi, pembelian tiket maupun paket wisata melalui cara online. Beberapa metode lain untuk mencapai pelanggan sasaran bisa dengan memasarkan melalui Facebook ads, Google adwords.


Internet Sumber Informasi


Kini, 80 persen masyarakat mencari informasi melalui ponsel atau telepon selular. Maka infrastruktur teknologi harus mendukung bisnis, agar mudah dipahami konsumen atau user friendly.




Memiliki Keunikan Bisnis
Memiliki keistimewaan atau faktor pembeda dengan travel lain menjadi kunci sukses. Dalam hal ini Cheria Holiday bersedia memberangkatkan rombongan pribadi atau rombongan keluarga yang tak mensyaratkan jumlah minimum wisatawan. Keunikan menjadi kunci persaingan diantara sederetan biro perjalanan wisata lainnya.  Istilah tailor-made atau customized business menjadi syarat utama, sehingga agenda perjalanan wisata dapat diatur sedemikian rupa sesuai kebutuhan dan keinginan para wisatawan.




Konsorsium Market

Sesuai cita-cita pemerintah Indonesia untuk mewujudkan destinasi tujuan wisata halal nomor satu di dunia pada 2019, kini tersedia platform digital yang berguna bagi para pelaku usaha baik agen travel (vendor) maupun reseller. Platform ini bernama Halal Travel Konsorsium , yang mewajibkan persyarakatan tertentu bagi para vendor dan reseller untuk menjual paket wisatanya. Selain itu, untuk mendukung industri pariwisata halal dibentuk asosiasi yang mendukung bisnis wisata halal, berdiri pada 1 Desember 2016 lalu, yaitu asosiasi travel halal Indonesia (athin) www.athin.org
Salah satu cara agar paket wisata yang dijual bisa berjalan lancar melalui kolaborasi dengan agen travel lain. Misalnya sebuah paket wisata bisa menguntungkan dengan minimum 30 peserta, namun travel yang kita miliki baru memperoleh 10 peserta. Kita tinggal input data  ke website travel konsorsium, otomatis paket tersebut akan dipasarkan oleh para member konsorsium untuk menjaring pelanggan potensial melalui www.travelkonsorsium.com

Website Halal Travel Konsorsium

Cheria Holiday sendiri memiliki 2000 artikel dalam blognya, dimana mayoritas merupakan artiket para penulis lepas. Mas Cheriatna melihat tulisan sebagai investasi. Bila suatu hari ada yang membutuhkan informasi tertentu, konsumen dapat mencari informasi tersebut dengan mudah. Cheria Holiday juga mengadakan lomba menulis artikel blog secara rutin setiap tahun, untuk mempopulerkan bisnis wisata halal.  Selain website Cheria Holiday, mas Cheriatna juga memiliki blog pribadi yang menunjang bisnisnya www.cheriatna.asia

Website Cheriatna
Lomba Blog Rutin Diadakan Cheria Holiday


Cheria Holiday travel kerap mengadakan lomba menulis blog bertema wisata, serta kerap mempublikasikan kesan-kesan atau testimoni customer, termasuk  foto maupun video customer di lokasi wisata melalui media sosial. Website Cheria Holiday travel banyak memuat aneka foto customernya saat berlibur menggunakan jasa Cheria Holiday. Cara publikasi semacam ini dilakukan karena masyarakat butuh bukti bukan janji semata. Pada akhirnya, kepuasan pelanggan yang dimuat dalam testimoni akan menyebar dari mulut ke mulut (word of mouth marketing), yang umumnya bisa mendongkrak nilai penjualan.


Testimoni Customer Cheria Holiday
Rombongan Tur Cheria Holiday ke Turki


Selain membagi ilmu bisnis, buku bisnis “Laris Manis Wisata Halal” juga berisi informasi seputar paket-paket wisata yang dikelola Cheria Holiday. Buku bisnis ini juga memuat informasi mengenai destinasi andalan berwisata halal berikut rincian detil agenda perjalanan. Cheria Holiday menyediakan beragam paket wisata halal seperti paket wisata Turki, Korea, Cina, Jepang, Eropa.


Itinerary Wisata ke Korea


Menangani Komplain Pelanggan
Mas Cheriatna berbagi kiat agar menyelesaikan komplain pelanggan sesuai prosedur dan penuh tanggung jawab. Memberikan klarifikasi dan hak jawab secara resmi di media online menjadi cara jitu menangani pemberitaan yang negatif di media sosial.


Monday, February 13, 2017

Balada PRT Infal

Sumber: Shutterstock



Memilih PRT atau Babysitter Infal
PRT Infal...kira-kira apa yang terlindas di benak anda ketika mendengar kata-kata ini?
Tentu saja pembantu rumah tangga atau pengasuh anak “sementara” untuk membantu menyelesaikan tugas rumah tangga sehari-hari, yang kita butuhkan khususnya di masa libur lebaran.

Bagi saya, memasuki bulan Ramadan, yang justru terbayang-bayang adalah kerepotan saat libur lebaran. Keriwehan saat berlebaran sudah menari-nari di pelupuk mata saya.
Kata ribet, rempong mungkin sudah akrab di telinga kita, khususnya buat para ibu-ibu yang memiliki bayi dan anak kecil. Problem yang saya alamipun rasanya dihadapi oleh sejuta ibu-ibu di seantero negeri.

Keriwehan demi keriwehan sudah saya alami, dari mulai mendapat PRT infal yang cekatan, ada  yang lebih senang menghabiskan waktunya di pulau kapuk, atau ada yang lebih senang beberes rumah dan memasak dibanding menjaga anak...
(baca: pulau kapuk = kasur, menikmati tidur)

 
Sumber: Shutterstock


Bisa dibilang saya ini lumayan sesepuh sebagai pemakai jasa PRT Infal, sejak  kelahiran anak pertama saya, hampir sekitar 10 tahun yang lalu.
Saya hanya bisa menarik nafas panjang lebih dalam ketika menemukan pembantu rumah tangga infal  maupun babysitter infal yang pekerjaannya gak sesuai harapan, atau kalau mau dibilang “gak bisa kerja”. Yaa habis mau bagaimana lagi...

Saya pribadi lebih memilih menggunakan jasa PRT infal dibanding babysitter infal, sebab biasanya PRT infal lebih luwes mengerjakan berbagai tugas rumah tangga. Sementara babysitter infal terkadang hanya mau mengurus anak, tak mau dibebani dengan pekerjaan tambahan.



Ilustrasi Babysitter

Saran saya buat para ibu-ibu yang baru punya baby, atau putra-putrinya masih berusia kurang dari 2 tahun, tak ada salahnya memilih menggunakan babysitter infal, tapi kudu pilih yang memang benar-benar berpengalaman. Jadi gak repot mesti ngajarin lagi ini itu, dari mulai ganti popok atau ganti pampers, bikin susu, cuci steril botol dll.


Tips Memilih Pakai Hati
Dulu di awal-awal menjadi seorang ibu yang juga bekerja kantoran, saya belum begitu mengerti cara kerja penyedia jasa penyalur pembantu rumah tangga dan babysitter infal, jadi yaa dengan polosnya beberapa kali memilih menggunakan jasa babysitter infal yang notabene dipatok dengan tarif yang lebih mahal dibanding PRT infal.

Kenapa? Yaa karena menurut para agen penyalur, menjadi babysitter infal memiliki tugas pekerjaan yang lebih berat karena harus menjaga bayi atau anak balita. Menjadi pembantu infal dianggap sebagai pekerjaan dengan risiko lebih ringan, bekerja serabutan yaa masak, menyapu, mengepel dll.

Tapi setelah beberapa kurun waktu, saya semakin ahli dalam menilai, memilih mana pembantu atau pengasuh anak infal yang akan saya gunakan selama periode libur lebaran. Biasanya nih, selain saya ajak ngobrol ngalor-ngidul, saya mengandalkan intuisi atau “feeling”. Istilah yang dipakai tiap orang mungkin berbeda-beda, bisa “mata batin, “indra keenam”, whatever...

Satu hal lagi,  saya alergi sama style pembantu yang bergaya ala abege-abege di sinetron zaman sekarang, yang dikit-dikit pegang HP, wah bisa-bisa anak saya ditelantarin nanti...

Percaya deh, mau dibilang PRT kek, atau babysitter yang sudah berpengalaman sekian tahun. Namanya bisnis infal itu bergantung pada jasa manusia, ini bisnis yang melibatkan karakter manusia. Jadi menurut saya,  sifat atau karakter dasar PRT dan babysitter tersebutlah yang paling menentukan. Bukan pengalaman kerjanya !!! Harap dicatat yaa

Sumber: shutterstock


Nah, sayangnya nih kebanyakan agen penyalur hanya menyediakan atau mengaku hanya memiliki stok babysitter infal.  Seringkali, para pekerja musiman yang khusus didatangkan saat masa lebaran, dinyatakan sebagai “babysitter” bukan PRT, semata-mata untuk menaikkan “harga jual” (honor infal per hari).