Monday, February 13, 2017

Itinerary Wisata ke Yogyakarta



Catatan Perjalanan 3 hari 2 Malam di Yogyakarta


Candi Borobudur


Hai semua, kali ini saya mau sharing soal catatan perjalanan, jadwal perjalanan wisata saat saya berlibur ke Yogya beberapa bulan lalu bersama keluarga.
Sebenarnya ini tulisan yang diikutsertakan dalam salah satu lomba menulis Itinerary, yang kebetulan belum berhasil meraih juara atau memperoleh hadiah.
Yaa daripada mubazir, mending saya bagi-bagi buat semua pembaca blog khan...mungkin tujuan wisata yang saya jalani bersama keluarga terkesan klise, jadul karena obyek wisata yang saya kunjungi merupakan obyek wisata mainstream. Well, setidaknya obyek-obyek wisata tersebut memang tak lekang oleh waktu, selalu ngangenin untuk dikunjungi.
Monggo di copas jadwalnya, dimodifikasi juga boleh.

Pengen lepas dari rutinitas harian? Kebetulan ada libur long weekend, atau mau ambil cuti sehari? Coba deh  pergi pakai pesawat Jumat sore.
Tertarik menjejalahi  kota Gudeg, kota yang asri di tengah hiruk pikuk denyut pariwisata? Ingin mencoba aneka makanan tradisional yang bisa menggoyang lidah, atau menyusuri lorong –lorong jalan kawasan Malioboro. Yang jelas, saat berkunjung ke Yogya wajib mengunjungi Candi Borobodur, bangunan historis yang pernah menjadi ikon keajaiban dunia, dan memang ajaib kok. Sekalian belanja Batik serta aneka kerajinan khas yang terbuat dari bahan-bahan alam disini gudangnya.

Nah, ini ada Itinerary 3 hari 2 malam yang bisa kamu ikutin: Berangkat Jumat sore, Pulang Minggu malam.



Hari Jumat (Sore)
17.00-18.00     Berangkat dari bandara Halim, Jakarta (asumsi perjalanan satu jam tanpa delay)
18.00-19.00     Mendarat di Bandara Adi Sucipto, Yogya. Bisa naik taksi dari bandara atau mobil rental
19.00-20.30     Makan malam dulu
21.00               Tiba di Hotel, Check in lalu istirahat


Tips
  • Lebih enak sewa mobil rental, usahakan sudah dipesan sejak dari Jakarta untuk berjalan-jalan keliling Yogya dsk. Lebih praktis, mengingat Yogya salah satu tujuan favorit wisatawan lokal dan mancanegara.Terkadang bisa kehabisan mobil rental kalau pesan mendadak.
  • Berjalan-jalan di sekitar jalan Malioboro  memakai becak, sehingga bisa menikmati pemandangan dan mengamati aktivitas warga setempat.
  • Mobil  & Motor mulai awal April 2016 dilarang parkir di sepanjang Jl. Malioboro. Lokasi parkir disediakan di tempat-tempat tertentu sekitar Jl. Malioboro. Pastikan kendaraan rental diparkir di lokasi yang terjangkau.
  • Aneka Batik cap maupun Batik tulis tersedia di berbagai toko Batik, pastikan tahu harga pasaran saat menawar di pasar tradisional Beringharjo.  Harga Batik bervariasi mulai 10 ribu rupiah hingga jutaan rupiah.
  • Ragam makanan lokal bervariasi, mulai dari gudeg, sate ayam, sate kambing, tongseng, bakmi goreng, bakmi godog (rebus) dll, cicip sesuai selera.
  • Rekomendasi: coba gudeg atau restoran ayam goreng berlabel Berek  yang tersebar di Jl Laksda Adi Sucipto-jl Raya Solo, sekitar bandara.
  • Di Yogya tersedia beragam jenis penginapan, mulai losmen, wisma, atau hotel berbintang. Harganya pun bervariasi, bisa disesuaikan dengan kocek kita.

Keraton Yogyakarta

Tari Tradisional

Hari Sabtu
6.00-7.00         Sarapan pagi
7.00-9.00         Berjalan-jalan di sekitar penginapan, mengambil foto-foto menarik
9.00-11.00       Berkunjung ke Keraton Yogyakarta, mengeksplorasi lingkungan Keraton
11.00-12.30     Menonton pertunjukkan tari tradisional di pendopo Keraton
13.00-14.00     Makan Siang, rekomendasi Soto Kadipiro di Jl Wates
14.30-17.00     Saatnya berbelanja Batik dan oleh-oleh, mampir pasar Beringharjo dan menelusuri  Malioboro
17.30-19.00     Kembali ke hotel, bersih-bersih & istirahat
19.30-21.00     Makan malam, rekomendasi Bakmi Kadin di Jl Bintaran Kulon
21.30                Pulang ke hotel, istirahat


Bakmi Kadin

Serunya Berwisata ke Dufan


Bianglala, Dufan


Seumur-umur baru kali ini saya jalan-jalan ke obyek wisata saat hari lebaran. Kebetulan setelah bersilaturahmi dengan sanak saudara, ada waktu kosong di saat libur lebaran. Saya mengajak anak-anak berwisata ke lokasi yang tidak terlalu jauh di Ibukota Jakarta, sambil memanfaatkan waktu liburan sekolah. Dunia Fantasi yang terletak di bagian utara Jakarta menjadi pilihan kami.

Setelah memasuki pintu gerbang utama dan membayar tiket masuk,  di areal ancol kami mengantre cukup lama, butuh waktu sekitar setengah jam untuk mencapai lokasi parkir. Saya melihat banyak wisatawan dari luar kota berplat nomor kendaraan asal kota Bogor dan Cirebon. Mayoritas pengunjung berwisata ke pantai dan berenang bersama keluarganya.

Akhirnya sampai juga di Dufan. Saat mengecek harga di website resmi ancol, ternyata harga tiket di hari lebaran sudah berbeda, dibanding harga saat bulan puasa. Ada kenaikan harga rupanya, hehe...biasa deh dimana-mana berlaku trik penjual memanfaatkan momen lebaran, kesempatan setahun sekali. Untung saya sudah menyiapkan uang pas, soalnya bayar pake kartu kudu yang keluaran Master Card, gak bisa pake kartu keluaran Visa. Saya baru tahu pas mau bayar di loket tiket, sayangnya gak ada info soal pembayaran hanya bisa dengan jenis kartu tertentu di websitenya.

Antrean di beberapa wahana permainan di pagi hari itu cukup ramai meskipun tidak sampai memakan waktu berjam-jam. Kami memilih mengantre di permainan yang relatif lengang supaya tidak terlalu lama antre berdiri, cape boo...

Istana Boneka merupakan tempat favorit buat anak-anak, sambil bersantai berkeliling melihat miniatur boneka dari berbagai daerah dengan perahu, di dalam ruangan ber-AC. Mengantre wahana Istana Boneka memakan waktu sekitar 20 menit, untung saja antreannya tak terlalu panjang.


Istana Boneka, Dufan

Antrean di Istana Boneka


Sudah cukup lama saya tidak berkunjung ke Dufan, rasanya sudah lebih dari lima tahun, wah ternyata terjadi banyak perubahan yaa. Kedai makanan ringan kini banyak tersebar di berbagai sudut kawasan Dufan. Gampang deh nyari makanan kalo lagi laper. Termasuk aneka resto berjaringan yang bermunculan di sekitar wahana permainan. Serasa masuk ke dalam mal saja. Berbagai sudut menarik untuk berfoto juga mudah ditemukan di areal Dufan.


Suasana Dufan saat Lebaran


Rumah Kaca dan Rumah Miring tetap menjadi obyek favorit, meskipun ketika memasuki Rumah Kaca agak membuat kepala saya pusing-pusing ( I feel dizzy)...soalnya melihat ke kanan, ke kiri, ke depan dan ke belakang semuanya kaca, seakan kita bercermin. Kemanapun melihat sekeliling ada wajah kita. Di wahana “Rumah Miring”, anak-anak kudu berhati-hati saat berjalan, karena lantainya didesain miring, bisa terpleset bila berlarian.

Thursday, February 9, 2017

Vaksinasi Meningitis Bukan Hanya Untuk Umroh Atau Haji



Vaksinasi Meningitis

Ass.wrwb teman-teman, kali ini saya mau berbagi cerita mengenai vaksinasi meningitis berdasar pengalaman pribadi saat menjalani suntik meningitis beberapa waktu lalu.  Apa sih suntik meningitis itu? Dan kenapa suntik meningitis wajib diberikan bagi pelancong ke negara-negara timur tengah dan Afrika, termasuk para Jemaah Umroh maupun Calon Haji?


Vaksinasi Meningitis diberikan bukan hanya bagi calon Jemaah Umroh maupun Calon Haji saja. Vaksinasi Meningitis diwajibkan bagi siapapun yang akan bepergian ke beberapa negara Timur Tengah dan Afrika yang masih menjadi daerah endemik penyakit radang selaput otak atau Meningitis Meningokokus. Vaksinasi juga diperlukan bagi para pelancong, pekerja kedutaan, karyawan yang akan melakukan perjalanan dinas, para calon TKI/TKW, maupun para kru pesawat yang akan pergi ke negara-negara Timur Tengah dan Afrika.

Vaksinasi Meningitis adalah salah satu cara untuk mencegah penularan penyakit radang selaput otak, yang beresiko kematian. Berdasar data Badan Kesehatan Dunia, WHO (World Health Organization), negara-negara di benua Afrika masih merupakan negara endemik penyakit meningitis. Penyakit endemik adalah wabah penyakit dalam daerah tertentu yang melebihi batas normal.


Perkembangan Penyakit Meningitis
Lalu, bagaimana sebenarnya perkembangan riil kasus penyakit meningitis ini? Berdasar data WHO, kasus penyakit meningitis juga terjadi di berbagai negara, di luar negara endemik. Kasus meningitis ditemukan dari tahun ke tahun, sejak tahun 2000 hingga tahun 2016. Hingga kini terdapat 26 negara endemik, antara lain Ethiopia, Sudan, Saudi Arabia, Rwanda, Angola, Somalia, Congo, Burkina Faso, Burundi, Rwanda, Tanzania, Nigeria, Chad, Uganda, Kenya.

Penyakit Meningitis (sumber: shutterstock)

Berdasar data WHO pada tahun 2000, di Indonesia tercatat 14 kasus pasien dan 6 diantara meninggal dunia. Di Amerika Serikat, pada tahun 2000 dilaporkan terdapat 4 kasus.Penyakit meningitis ditemukan di Filipina hingga 98 kasus dalam periode Oktober 2004 hingga Januari 2005, 32 kasus diantaranya meninggal dunia. Di India pada 2005, tercatat 405 kasus meningitis dengan angka kematian 48 orang. Perlu diingat, dugaan penyebab seseorang menderita penyakit radang selaput otak, tidak selalu bepergian ke negara endemik. Ada kemungkinan seseorang terkena penularan saat bertemu dengan orang pembawa kuman, karena penularan bisa terjadi melalui bersin atau  air liur. Bakteri meningokokus ini bisa menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Secara umum, gejala awal meningitis mirip demam dan flu biasa, sakit kepala, sakit tenggorokan. Bakteri ini menyebabkan infeksi di bagian otak manusia.


Prosedur Suntik Meningitis di RS Persahabatan
Nah, saya mau menceritakan  prosedur suntik meningitis di salah satu tempat yang menjadi rujukan resmi pemerintah, di RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur. Pada Oktober 2016 lalu, saya menjalani vaksinasi meningistis di ruang Medical Check Up di RS Persahabatan, Jakarta Timur. 

Pengumuman di Ruang MCU

Gedung MCU, RS Persahabatan

Beberapa persyaratan suntik meningitis sebagai berikut; pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat saat divaksinasi, membawa fotocopy paspor satu lembar, membawa pasfoto ukuran 4x6 sebanyak  satu buah, membawa uang tunai sebesar 305 ribu rupiah untuk biaya vaksinasi per orang, dan jangan lupa membawa pulpen untuk mengisi formulir vaksinasi.

Persyaratan Vaksinasi Meningitis

Pelayanan vaksinasi meningitis di RS Persahabatan ini dilakukan di ruang MCU (Medical Check Up), lokasinya di ujung kanan dekat bangsal gedung penyakit Paru. Ancer-ancer yang gampang, masuk melalui pintu BRI, yaitu pintu paling ujung yang terletak pas di depan kali. Jadi kalau kita datang dari arah Tip Top rawamangun, lurus terus ketemu perempatan, setelahnya belok ke kanan ya. Lurus terus sekitar 50 meter, lalu belok ke kiri memasuki pintu gerbang masuk yang kedua.


Pendaftaran Nomor Antrean
Harap diingat juga, untuk pendaftaran awal suntik meningitis di RS Persahabatan ini masih berlaku cara manual, bisa dibilang agak jadul yaa, mirip-mirip waktu zaman dulu bikin paspor di kantor imigrasi Jakarta. Saran saya, sebaiknya datang sepagi mungkin, usahakan habis sholat subuh, atau kita bisa sekalian sholat subuh di lokasi. Kenapa? Karena kuota atau jatah per hari untuk vaksinasi meningtis hanya diberikan untuk 100 orang saja. Jadi siapa yang cepat mendaftar, dia yang berhak mendapat nomor antrean. Istilah “Siapa Cepat Dia Dapat”, berlaku di sini. 

Pendaftaran Awal di Pos Satpam

Kebetulan pada hari saya menjalani vaksinasi, saya tiba sekitar pukul 6 pagi  dan mendapat nomor pendaftaran di urutan 50-an, alhamdulillah masih dapat nomor. Soalnya ada ibu-ibu yang cerita pernah datang pukul 6 pagi, tapi sudah kehabisan nomor karena lagi rame banget. Saya pribadi menyarankan agar pemerintah, dalam hal ini dinas kesehatan bisa mengorganisir pendaftaran peserta vaksinasi meningitis dengan lebih baik. Antrean bisa dibuat seperti antrean di bank sehingga lebih teratur.

Pendaftaran awal dilakukan di pos sekuriti, tulis nama lengkap peserta yang akan divaksin di kertas yang disediakan. Pos sekuriti ini akan terlihat di sebelah kiri, setelah kita masuk melalui pintu gerbang BRI tsb. Bukan bermaksud mempromosikan bank milik pemerintah, penyebutan pintu BRI mempermudah ancer-ancernya saja, karena ternyata di dekat pintu masuk terdapat atm bank BRI, makanya pintu gerbang dikenal dengan sebutan pintu BRI. Sewaktu saya menelpon untuk memperoleh informasi seputar vaksinasi Meningtis ini, pihak rumah sakit juga bilang  seperti ini : “pokoknya cari pintu BRI, gampang Bu”.

Pembagian Nomor Antrean

Nah setelah kita mendaftar dengan menulis secara manual di pos sekuriti. Kira-kira pukul 6.30 pagi, petugas sekuriti akan memanggil peserta sesuai nomor pendaftaran awal untuk diberikan kartu nomor antrean. Sekitar pukul 7 pagi, pintu ruang MCU dibuka, dan petugas RS akan memanggil peserta vaksinasi sesuai nomor kartu antrean.

Proses Vaksinasi
Peserta dipanggil, fotocopy paspor berikut pasfoto dikumpulkan dan diberi formulir yang harus diisi. Isian formulir mengenai data pribadi seperti nama lengkap, alamat sesuai KTP, nomor paspor, vaksin untuk keperluan apa, apakah memiliki riwayat alergi, apakah memiliki sakit berat dsb.

Pengumpulan Dokumen & formulir

Setelah formulir diisi lengkap, langsung serahkan ke petugas rumah sakit. Tunggu panggilan selanjutnya, untuk pemeriksaan tensi (tekanan darah) dan denyut nadi jantung. Setelah dokumen di cek dan tensi diukur, peserta dipersilahkan membayar biaya vaksinasi di bagian keuangan.
 
Peserta Mengisi Formulir & Antre Menunggu Vaksinasi
Pemeriksaan Tensi

Nah setelah urusan bayar-membayar selesai, kini giliran mengantre untuk divaksin. Sabar menunggu antrean yaa. Panggilan untuk divaksin bukan berdasar nomor antrean awal, tapi berdasarkan siapa yang sudah terlebih dahulu melunasi pembayaran biaya vaksinasi. Harap diingat, pembayaran hanya dapat dilakukan secara tunai. Jadi lebih baik siapkan uang pas untuk mempercepat proses pembayaran. Setelah melunasi pembayaran, kita dapat menunggu di ruang  tunggu. Tersedia ruang tunggu yang relatif kecil, sehingga banyak peserta lebih memilih menunggu sambil berdiri di depan ruang suntik.

Wednesday, December 14, 2016

Aku Ingin Berlibur Ke Lombok


Lombok Tujuan Wisata Halal
Wah liburan akhir tahun ini enaknya jalan-jalan kemana yaa. Sudah lama aku tak berlibur bersama keluarga besar. Ingin rasanya membahagiakan orangtua, sambil  mengajak keluarga kakak adikku berwisata ke Lombok. Tau kenapa? ya soalnya Lombok sudah mendapat predikat sebagai tujuan wisata halal. Ya pastilah bagi kami umat muslim, isu halal haram menjadi pertimbangan tersendiri saat hendak berkunjung ke sebuah tempat wisata.
Bagi keluarga kami, sudah menjadi tradisi ketika hendak memutuskan lokasi berlibur, mencari informasi sebanyak-banyaknya khususnya yang terkait makanan halal, dan penginapan syariah yang ada di tempat wisata. #wisatahalallombok #wisatahalallomboksumbawa #halaltourismID #wisatahalalindonesia

Gn Rinjani (sumber: shutterstock)
Keluarga kami tertarik menjadikan Pulau Lombok, provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai tujuan wisata saat liburan sekolah nanti. Alasannya karena Lombok sudah berpredikat sebagai tujuan wisata halal. Lombok memperoleh penghargaan sebagai tujuan wisata halal terbaik di dunia dan tujuan wisata berbulan madu halal terbaik di dunia, dalam ajang anugerah wisata halal di Uni Emirat Arab pada tahun 2015 lalu. #wisatahalallombok #wisatahalallomboksumbawa #halaltourismID #wisatahalalindonesia
Pulau Lombok dikukuhkan sebagai The World Best Halal Tourism Destination dan The World Best Halal Honeymoon Destination dalam ajang The World Halal Travel Summit di Uni Emirat Arab, pada tahun 2015.

Air Terjun Tiu Kelep (sumber: shutterstock)

Predikat tujuan wisata halal cocok banget dengan preferensi keluarga kami, soalnya kami selalu mikir-mikir, timbang sana sini seperti nanti gampang gak yaa kalo mau sholat, terus makanannya dijamin halal gak, arah kiblatnya bagaimana, tempat wudhunya bersih dan memadai gak. Berbicara mengenai bisnis pariwisata halal, tentu menuntut pelaku bisnis untuk menjalankan praktek bisnisnya sesuai prinsip syariah. Merupakan hal mendasar bagi para pelaku usaha,  baik pengusaha restoran, hotel dan usaha pariwisata terkait lainnya untuk memperoleh sertifikasi halal dalam praktek bisnis dan operasional. #wisatahalallombok #wisatahalallomboksumbawa #halaltourismID #wisatahalalindonesia
 
Hotel di Lombok (sumber: shutterstock)
Lombok juga menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki Peraturan Daerah (Perda) mengenai pariwisata halal sejak 21 Juni 2016. Perda nomor 2 tahun 2016 tentang pariwisata halal mengatur lingkup pariwisata halal meliputi destinasi, pemasaran dan promosi, industri, kelembagaan, pembinaan dan pengawasan, serta pembiayaan. Pengelola tempat wisata halal wajib membangun fasilitas umum untuk mendukung kenyamanan aktivitas wisata halal, seperti tempat ibadah bagi wisatawan muslim, serta fasilitas berwudhu yang memenuhi standar syariah. #wisatahalallombok #wisatahalallomboksumbawa #halaltourismID #wisatahalalindonesia

Industri makanan dan minuman wajib memiliki sertifikasi halal dan menjamin kehalalan proses penyajian hingga menu yang disajikan. Pelaku usaha SPA, sauna dan griya pijat yang halal, wajib menyediakan ruangan perawatan untuk pria dan perempuan secara terpisah yang tidak melanggar syariah, serta memiliki sarana yang memudahkan untuk sholat. #wisatahalallombok #wisatahalallomboksumbawa #halaltourismID #wisatahalalindonesia

Sawah di Senaru (sumber: shutterstock)

Meski berpredikat tujuan wisata halal,  Lombok Sumbawa bukan hanya untuk wisatawan muslim saja lho. Lombok Sumbawa terbuka untuk semua wisatawan. Pariwisata halal khas Lombok merupakan kearifan lokal masyarakat yang mewarnai denyut pariwisata Indonesia.

Wednesday, November 16, 2016

Ibu, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa


Sumber: Shutterstock



Mengenang Jasa Ibu
Mengenang pahlawan, bagiku berarti mengenang almarhumah ibuku yang berpulang tepat pada 10 November 2014, dua tahun yang lalu. Bagiku, sosok seorang ibu tak akan pernah terlupakan dan tak kan pernah tergantikan. Sosok almarhumah ibu yang selalu mendampingi anak-anaknya, mengawasi dan tak bosan menasihati kami. Meskipun terkesan cerewet, bawel, ya itulah tugas seorang ibu. Kini baru aku menyadari, setelah dewasa, menikah dan juga memiliki anak perempuan. Kadang baru kusadari kecerewetan ibuku dilakukan karena beliau sayang padaku, dan ingin menjaga diriku.

Aku jadi teringat saat zaman SMA dulu, namanya anak muda pastilah ingin berkumpul  bersama teman-temannya hingga larut malam, ntah sekedar kongkow, ngobrol ngalor ngidul. Yang jelas almarhum ibuku melarangku untuk menginap di rumah teman, tanpa keperluan mendesak. Pulang malampun diusahakan tidak melewati pukul 12 malam. It’s like a cinderella story hehe...tapi saya percaya di luar sana masih banyak para ibu yang melakukan hal sama bagi anak-anak gadisnya.
Kini zaman berubah, kemajuan teknologi mempermudah anak muda bersosialisasi dan membuat janji dengan teman. Bertemu secara virtual semudah membalik tangan, meski di sisi lain banyak potensi bahaya yang terpendam. Menjadi tantangan tersendiri bagi diriku bagaimana mendidik dan membesarkan anak di zaman modern saat ini.

Dulu, aku sempat merasa sebal kenapa ibuku kerap melarangku melakukan ini dan itu.
Tapi kini aku merasa bersyukur, justru dengan batasan-batasan yang diberikan ibuku, yang mungkin bagi sebagian orang terkesan jadul atau kuno, aku bisa melalui masa-masa remaja dengan ceria. Dan kini setelah aku menjadi seorang ibu, aku berjanji tetap berguru pada almarhumah ibuku, untuk menerapkan beberapa caranya yang terkesan jadul tersebut bagi anak-anakku kelak. Apalagi tantangan kehidupan di zaman sekarang semakin kompleks.

Kebiasaanku menaiki kendaraan umum sejak kecil, diwariskan oleh cara ibuku mendidikku. Sejak aku kecil, ibu sering mengajakku berbelanja sayur mayur dan keperluan lain ke pasar tradisional naik metro mini. Tapi sekarang rute metromini yang biasa kunaiki sudah dihapus, tergilas perubahan zaman seiring munculnya bus transjakarta hehe. Kendaraan pribadi hanya digunakan sesuai keperluan, tergantung urgensi. Pada dasarnya, ibuku mengajari agar aku bisa mandiri, naik kendaraan umum saat bepergian tanpa bergantung kepada orang lain atau harus diantar. Thanks mom

Pada masa SD, ibuku selalu rutin mendampingiku saat belajar, ketika menginjak bangku SMP dan SMA ibuku melatih diriku untuk lebih mandiri. Actually, she’s always be there for me. Ibu juga mengajarkanku untuk berteman dengan semua orang dari berbagai latar belakang. Kebetulan aku bersekolah di SD swasta umum, SMP dan SMA negeri. Jadi, otomatis aku memiliki teman yang relatif beragam. Sebenarnya secara tak langsung, ibuku mengajari dengan sikapnya yang luwes saat berinteraksi dengan penjual sayur, pedagang beras dll, yaa ibuku memberi contoh tanpa banyak menggurui.

Ibuku juga sosok yang sangat peduli dengan kesehatan, jarang jajan dan selalu menasehatiku agar tidak jajan sembarangan. Ibuku penggemar sayur-sayuran, pecel makanan favoritnya menjadi menu sehari-hari. Ibuku juga lebih suka membuat ubi rebus atau pisang rebus, untuk cemilan di sore hari. Jajanan masa kini, seperti burger dan fried chicken, gak pernah disentuh. Pantang dalam kamus ibuku, mengonsumsi makanan junk food. Lagi-lagi nasehat ibu terbukti manjur. Setelah aku pernah sakit dan menjalani operasi usus buntu, barulah aku menyadari apa makna nasihat dan pola makan ibuku. Yup, penyesalan memang selalu datang belakangan bukan...

Satu hal lagi, ibu selalu mengajarkanku agar gemar menabung dan membelanjakan uang sesuai kebutuhan, tidak besar pasak daripada tiang. Semoga aku tetap konsisten menjalankan ajaran ibuku yang satu ini. Maklumlah ibuku dibesarkan di sebuah kota kecil di Jawa Timur, yang jauh dari hiruk pikuk ibukota. Menjalani hidup dengan sederhana menjadi kebiasaan sehari-hari.
Sementara bagiku atau orang-orang yang biasa tinggal di Jakarta, tentu banyak sekali godaan untuk berbelanja hihihi...aneka makanan tersedia di berbagai sudut kota, iklan fashion bertebaran dimana-mana, beragam acara promo digelar setiap pekan. Yaa memang kita harus pintar-pintar mengatur keuangan untuk bertahan hidup di kota besar seperti Jakarta, bukan begitu?

Pertemuan Terakhir
Ibuku juga sosok yang perhatian terhadap cucu-cucunya, saat anak pertamaku masih bayi, ibuku kerap memandikan dan menemani bermain.  Namun ketika anakku yang kedua lahir, Ibu sudah mulai sakit-sakitan, sehingga hanya sesekali saja menemani cucunya bermain.
Singkat cerita, tibalah saatnya aku melepas kepergian ibuku, pertemuan terakhir yang akan selalu kuingat dan kukenang. Saat sakaratul maut menjemput, saat terakhir Ibuku membuka matanya hingga nafasnya lenyap ditelan bumi.